SELEKSI PENABUH BALEGANJUR DESA GULINGAN, SIAPKAN DUTA TERBAIK MENUJU PORSENICAM 2026

  • Jul 14, 2026
  • I Gede Restu Astawa

GULINGAN, Selasa (14/07/2026) – Pemerintah Desa Gulingan melalui Listibiya Desa Gulingan melaksanakan seleksi penabuh Baleganjur sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga dan Seni Kecamatan (Porsenicam) Mengwi Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Balai Panjang TPS 3R Sapuh Jagat Desa Gulingan ini merupakan implementasi inovasi Desa Gulingan "Gulingan Manusia Unggul", khususnya pada bidang pengembangan seni, budaya, dan pembinaan generasi muda. Kegiatan dihadiri Perbekel Gulingan Bapak I Ketut Winarya, perangkat dan staf desa, serta Ketua beserta anggota Listibiya Desa Gulingan.

Sebelum proses seleksi dimulai, seluruh peserta dan panitia melaksanakan upacara Ngulapin Gong Baleganjur sebagai bentuk penghormatan terhadap sarana kesenian sekaligus memohon kelancaran selama proses seleksi dan pembinaan. seleksi diikuti oleh 42 peserta yang nantinya akan disaring menjadi 21 penabuh terbaik. 

Perbekel Gulingan I Ketut Winarya menyampaikan bahwa seleksi dilaksanakan secara objektif, selektif, dan profesional untuk memperoleh penabuh terbaik yang akan mewakili Desa Gulingan pada ajang Porsenicam. Menurutnya, seluruh peserta merupakan aset desa yang harus terus dibina melalui program Gulingan Manusia Unggul, sehingga memiliki ruang untuk mengembangkan potensi, melestarikan seni budaya Bali, serta mencetak generasi muda yang berprestasi dan berkarakter.

Beliau juga berharap seluruh peserta mengikuti pembinaan yang telah dijadwalkan oleh Listibiya Desa Gulingan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab. Pemerintah Desa Gulingan berperan dalam menyiapkan regulasi dan dukungan, sedangkan pembinaan teknis sepenuhnya dilaksanakan oleh Listibiya Desa Gulingan. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan tidak hanya menghasilkan tim Baleganjur yang berprestasi di porsenicam bahkan hingga ke tingkat lebih tinggi, namun juga melahirkan bibit-bibit seniman muda pada cabang seni lainnya seperti Gong Kebyar dan seni tradisional lainnya.

Sementara itu, Pembina Tabuh sekaligus Komposer I Putu Oka Rudiana, S.Sn. menjelaskan Peserta diberikan kebebasan memilih instrumen yang dikuasai, kemudian dilakukan penilaian berdasarkan kemampuan teknik, ketepatan memainkan instrumen, disiplin, serta kekompakan dalam bermain.
Menurutnya, setiap instrumen memiliki fungsi yang sama pentingnya dalam membangun harmoni Baleganjur. Oleh karena itu, selain kemampuan individu, kekompakan dan kerja sama antar penabuh menjadi kunci utama untuk menghasilkan sajian tabuh yang berkualitas dan mampu bersaing di tingkat kecamatan maupun jenjang yang lebih tinggi.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Gulingan menegaskan komitmennya dalam mewujudkan Inovasi Gulingan Manusia Unggul melalui pembinaan seni dan budaya secara berkelanjutan, sehingga lahir generasi muda yang berkarakter, berprestasi, serta mampu menjaga dan mengembangkan warisan seni budaya Bali sekaligus mengharumkan nama Desa Gulingan.

WhatsApp_Image_2026-07-15_at_11-45-37WhatsApp_Image_2026-07-15_at_11-45-37_(1)WhatsApp_Image_2026-07-15_at_11-45-38_(1)WhatsApp_Image_2026-07-15_at_11-45-38_(2)WhatsApp_Image_2026-07-15_at_11-45-39WhatsApp_Image_2026-07-15_at_11-45-39_(2)WhatsApp_Image_2026-07-15_at_11-45-40WhatsApp_Image_2026-07-15_at_11-45-40_(1)WhatsApp_Image_2026-07-15_at_11-45-41WhatsApp_Image_2026-07-15_at_11-45-43WhatsApp_Image_2026-07-15_at_11-45-43_(1)WhatsApp_Image_2026-07-15_at_11-45-37_(2)WhatsApp_Image_2026-07-15_at_11-45-38WhatsApp_Image_2026-07-15_at_11-45-39_(1)WhatsApp_Image_2026-07-15_at_11-45-41_(1)WhatsApp_Image_2026-07-15_at_11-45-41_(2)WhatsApp_Image_2026-07-15_at_11-45-42WhatsApp_Image_2026-07-15_at_11-45-42_(2)WhatsApp_Image_2026-07-15_at_11-45-43_(2)WhatsApp_Image_2026-07-15_at_11-45-42_(1)