PERAYAAN HUT KE-46 DAN PENGUKUHAN PENGURUS SEKAA TERUNA WIRA SATYA BANJAR ULUN UMA WEDAN

  • Jul 05, 2026
  • I Gede Restu Astawa

Gulingan, Minggu (05/07/2026) – Bertempat di Balai Banjar Ulun Uma Wedan dilaksanakan perayaan Hari Ulang Tahun ke-46 sekaligus pengukuhan pengurus Sekaa Teruna Wira Satya Banjar Ulun Uma Wedan.

Kegiatan ini dihadiri Perbekel Gulingan, yang diwakili Bapak Ir. I Made Lantika Turut hadir pula Bupati Badung yang diwakili oleh Kabid Pengembangan Kebudayaan Kabupaten Badung, Bapak Ida Bagus Agung Munika,S.H.,M.Si.,Ketua DPRD Kabupaten Badung yang diwakili oleh Bapak I Made Rai Wirata, S.H., M.I.Kom., perwakilan Camat Mengwi, Jro Bendesa Adat Gulingan, anggota BPD Gulingan, Ketua Lembaga Desa Gulingan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Gulingan, Kelian Banjar Dinas dan Kelian Banjar Adat se-Desa Gulingan, Ketua Karang Taruna dan Sabha Yowana Desa Gulingan, Ketua Sekaa Teruna se-Desa Gulingan, serta masyarakat Banjar Ulun Uma Wedan.

Rangkaian kegiatan meliputi pengkuhan pengurus baru Sekaa Teruna Wira Satya  sebagai bentuk regenerasi organisasi kepemudaan di Banjar Ulun Uma Wedan. Selain itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan konsumsi perayaan ulang tahun secara simbolis oleh Sekretaris Deda Gulingan kepada Ketua Sekaa Teruna Wira Satya. Bantuan tersebut bersumber dari APBDes Gulingan Tahun Anggaran 2026 sebagai bentuk dukungan Pemerintah Desa Gulingan terhadap kegiatan kepemudaan di desa.

Dukungan pemerintah desa ini merupakan bagian dari komitmen dalam memperkuat peran generasi muda pada bidang sosial, budaya, dan organisasi, sekaligus mendorong Sekaa Teruna se-Desa Gulingan agar terus aktif, mandiri, dan berkontribusi dalam pembangunan desa serta pelestarian nilai-nilai budaya Bali.

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan kekeluargaan. Suasana semakin semarak dengan pementasan Tari Maskot Desa Gulingan Puspaning Mahadewi yang dibawakan oleh Sekaa Teruna Wira Satya. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa tari maskot Desa Gulingan terus digaungkan dan dilestarikan oleh generasi muda sebagai wujud komitmen dalam menjaga serta mengembangkan seni budaya lokal, sekaligus memperkuat solidaritas organisasi dan keharmonisan sosial di tengah masyarakat.

WhatsApp_Image_2026-07-06_at_18-10-42WhatsApp_Image_2026-07-06_at_18-10-43WhatsApp_Image_2026-07-06_at_18-10-43_(1)WhatsApp_Image_2026-07-06_at_18-10-43_(2)WhatsApp_Image_2026-07-06_at_18-10-44WhatsApp_Image_2026-07-06_at_18-10-44_(1)WhatsApp_Image_2026-07-06_at_18-10-44_(2)WhatsApp_Image_2026-07-06_at_18-10-45WhatsApp_Image_2026-07-06_at_18-10-45_(1)WhatsApp_Image_2026-07-06_at_18-10-45_(2)WhatsApp_Image_2026-07-06_at_18-10-47_(1)WhatsApp_Image_2026-07-06_at_18-10-48WhatsApp_Image_2026-07-06_at_18-10-48_(1)WhatsApp_Image_2026-07-06_at_18-10-42_(1)WhatsApp_Image_2026-07-06_at_18-10-46WhatsApp_Image_2026-07-06_at_18-10-46_(1)WhatsApp_Image_2026-07-06_at_18-10-46_(2)WhatsApp_Image_2026-07-06_at_18-10-47